cutyfans
YANG MANIS AKAN TERASA LEBIH MANIS JIKA TELAH MERASAKAN YANG PAHIT
Jumat, 25 Mei 2012
Baitul Maal wat Tamwil
Minggu, 22 Januari 2012
Istishna’: Jual Beli dengan Sistem Pesanan Secara Syariah

Bai’ istishna’ adalah akad akad jual beli yang terjalin antara pemesan (mustashni’) sebagai pihak 1 dengan seorang produsen suatu barang atau yang serupa (shani’) sebagai pihak ke-2, agar pihak ke-2 membuatkan suatu barang sesuai dengan spesifikasi tertentu (mashnu’) yang diinginkan oleh pihak ke-1 dengan harga yang disepakati antara keduanya, sedangkan pembayaran dilakukan dimuka, melalui cicilan, atau ditangguhkan sampai suatu waktu di masa yang akan datang.
Sementara PSAK No. 104 mendefinisikan akad istishna’ adalah akad jual beli dalam bentuk pemesanan pembuatan barang tertentu dengan kriteria dan persyaratan tertentu yang disepakati antara pemesan (pembeli, mustashni') dan penjual (pembuat, shani').
Musaqoh: Kerja Sama di Bidang Pertanian

Produk Kontemporer Perbankan Syariah

Inovasi produk menjadi kunci perbankan syariah untuk lebih kompetitif dan lebih berkembang dengan cepat sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Keberhasilan sistem perbankan syari’ah akan banyak tergantung kepada kemampuan bank-bank syari’ah menyajikan produk-produk yang menarik, kompetitif dan memberikan kemudahan transaksi, sesuai dengan kebutuhan masyarakat..
Inovasi produk harus menjadi strategi prioritas bagi bank-bank syariah, sebab inovasi memiliki peran penting di tengah pasar yang kompetitif, karena itu industri perbankan syariah harus dapat terus melakukan inovasi-inovasi baru.
...
Rabu, 04 Januari 2012
"aku memang orang desa"
Tetapi ada sesuatu yang ironis di sini, ada sesuatu yang unik di kota yang menurutku tidak menunjukkan tingkat peradaban yang tinggi. Bahkan selama tinggal di desa aku tidak menemuinya.
Yang aku anggap unik itu adalah cara orang kota mengukur sesuatu, misal ketika membeli beras maka satuannya bukan kilogram (kg) tapi liter, pahal beras kan bukan benda cair. Trus ada satu lagi contoh, pas musim buah rambutan, di jalan2 banyak sekali penjual rambutan dan lucunya di gerobak-gerobak penjual buah itu bertuliskan "3 ikat cuma 10 ribu". Di kampungku aja penjual rambutan pake ukuran berat (kg) hehe.... tapi kenapa di sini (jakarta dan sekitarnya) pake ikat ya? Mungkin belum kenal sistem satuan baku dan tidak baku kali ya hehe...
Pesannya adalah: banggalah untuk bilang "aku memang orang desa", karena di kota pun tidak selalu berperadaban tinggi hehe....
